Halaman

Tampilkan postingan dengan label Cara Meningkatkan Produksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cara Meningkatkan Produksi. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 Maret 2018

KESAKSIAN KUALITAS PRODUK NASA PADA BUDIDAYA CABAI

TEKNIS BUDIDAYA CABAI SUKSES DENGAN PUPUK ORGANIK NASA - Kunci Sukses Pemupukan Yang Meningkatkan Hasil Panen Cabai dan Panen Lebih Cepat Dari Masa Normalnya

#Kesaksian Bp. Tu Saban sukses meningkatkan hasil panen cabai nya per pohonnya

Tanaman Cabai dapat ditanam di dataran tinggi juga dataran rendah. Bertanam cabai dihadapkan pada berbagai resiko (masalah), diantaranya adalah :
● Sistem budidaya cabai setiap sahabat pembudidaya cabai
● Tanah kekurangan unsur hara yang di butuhkan cabai
● Segala macam serangan hama - jamur - bakteri - ulat - lalat buah - penyakit lain
● Pemupukan dan Pupuk yang di gunakan
● Percepatan pertumbuhan dan pembesaran buah cabai
● Cuaca dan Pengairan
● Dll

Di sini, kami menerima kesaksian dari salah seorang sahabat budidaya cabai dari Kec. Jailolo Selatan , Halmahera yaitu Bp. Tu Saban.

Beliau menanam bibit cabai jenis lokal yaitu LARIS. Dan di tanam pada lahan seluas 2500 M² (1/4 Ha) dengan jumlah tanaman cabai 2500 pohon.  Saat ini, umur tanaman beliau sudah 3,5 bulan (-/+ 79 hari perawatan) dan esok hari akan di lakukan panen massal bersama dengan Bp. Kepala Dinas Pertanian Kab. Halmahera Barat dan Kepala Daerah setempat karena melihat tanaman cabai nya yang bagus, berbuah lebat dan besar.

Hingga beliau berkata kepada DUTA AGRO PRIMA tentang sistem budidaya cabai nya, cara pemupukan nya dan Pupuk yang di gunakan nya selama berbudidaya cabai.
Dari lahan cabai nya 2500 M² dapat menghasilkan 1,6 - 2 Ton dan kedepannya akan semakin meningkat lagi.
Panjang cabai yang di hasilkan sepanjang 22 cm.
Jarak tanam nya 60 x 70 cm

Pupuk yang beliau gunakan adalah Paket Lengkap Pupuk Khusus Cabai dari NASA yang pesan kepada kami, DUTA AGRO PRIMA yang memang untuk kapasitas 2500 pohon cabai.
Berikut ini adalah penjelasan beliau kepada kami tentang cara budidaya cabai nya.

"Pada saat pengolahan tanah, sebelum di buat bedengan dan dipasang mulsa , tanah di beri dolomit. Kemudian di beri pupuk makro yaitu NPK -/+ 120 Kg untuk lahan seluas 2500 M².

Lalu setelah itu tanah di kocor pupuk Supernasa dan Glio.
Untuk pemberian pupuk organik SUPERNASA beliau mengatakan 3 sdm di campur dengan air 15 liter, di kocorkan ke tanah atau langsung ke bedengan sebelum di tutup dengan plastik mulsa. Baru kemudian di tanam bibit cabai yang telah di semak sebelumnya.
GLIO di gunakan dengan cara dilarutkan bersama SUPERNASA dan disiramkan ke bedengan sebelum di tutup mulsa tadi, dengan dosis 2 sdm per 15 liter air.

Setelah bibit cabai ditanam, lalu beliau menggunakan 40 cc POC NASA & 10 cc HORMONIK dalam tangki semprot air 15 liter, semprotkan setiap 1 minggu sekali.
Untuk pemupukan setelah fase tanam bibit itu, selain produk organik NASA, beliau juga menggunakan pupuk kimia, yaitu NPK 2 Kg & 40 cc POC NASA diaduk dan di campur dengan air sebanyak 1 ember (-/+ 10 Liter) dan ambil 1 gelas untuk di kocorkan setiap tanaman cabai.
Yang di kocorkan setiap 10 hari sekali.

"Untuk mengatasi serangan penyakit layu yang biasa menyerang cabai di daerah sini, saya menggunakan GLIO.
Saya dosis nya 1 sdm GLIO di campur 15 liter air , kemudian saya kocorkan ke tanaman.
Saya lakukan itu setiap 4 - 6 hari sekali.

Dan untuk mengatasi dan mencegah serangan hama kutu, saya menggunakan PENTANA dan PESTONA dari NASA.
PENTANA saya gunakan 3 tutup Botol dan di campur 1 tangki penyemprotan air (15 liter)  dan saya semprotkan setiap 5 hari sekali.

Lalu PESTONA saya gunakan dengan dosis 40 cc di dalam air tangki penyemprotan (15 liter) dan saya semprotkan seminggu sekali.

Lalu Power NUTRITION saya berikan 2 sdm ditambah 15 liter air dan saya kocorkan ke tanaman setiap 4 hari sekali.

Sampai saat panen ini saya telah menggunakan pupuk NASA antara lain : 2 botol POC NASA, 2 botol SUPERNASA , 2 botol POWER NUTRITION, 2 botol HORMONIK, GLIO 1 Pack, PENTANA 1 botol dan PESTONA 1 botol.
Atau 1 paket NASA untuk cabai seperti yang DUTA AGRO PRIMA dulu tawarkan dan sarankan kepada saya."

Beliau juga mengatakan beberapa keuntungan setelah beliau menggunakan pupuk Organik NASA ini, yaitu :
-  Tanah menjadi lebih subur
-  Pertumbuhan tanaman cabai lebih cepat
-  Buah cabai saya lebih banyak, lebih besar dan berisi
-  Buah cabai dapat di tanam sampai ke ujung tanaman
-  Serangan Hama dan penyakit banyak sekali berkurang

Keuntungan lainnya adalah tinggi tanaman lanjut beliau. Tinggi tanaman sebelum menggunakan pupuk NASA hanya 100 - 110 cm (1 meter), tetapi sejak saya menggunakan produk NASA ini tinggi tanaman cabai saya rata rata nya 175 - 180 cm bahkan ada yang tingginya hampir sampai 194 cm.

Setelah menggunakan produk NASA ini warna hijau daun lebih tahan lama, lebih segar dan bukan hanya itu saja penggunaan pupuk makro (kimia) lebih sedikit jadinya (Biaya bisa lebih di tekan lagi).

Di sini saya menghabiskan 120 Kg pupuk NPK saja ( harga pupuk NPK di daerah saya Rp. 3500,- x 120 Kg = Rp. 420.000,-)

Itu sudah mulai dari saat penanaman bibit cabai hingga saat akan kita panen besok ini, kira kira umur 79 hari pemeliharaan dan perawatan tanaman cabai saya.

Untuk lahan 1/4 Ha ini saya sudah panen sebanyak 2 kali, akan dilakukan panen raya dan pembentukan yang ke - 3 dan masih akan terus panen.
Beliau mencoba untuk menghitung lagi, jika sampai petikan terakhir tanaman cabai total akan menghasilkan 1,6 s/d 2 Ton.
Sebagai informasi, tanaman cabai yang menggunakan produk NASA ini tidak dilakukan pemangkasan sama sekali. Tanaman cabai di sengaja ada 8 batang, meskipun begitu hasil cabai nya luar biasa.

Dari segi ekonomi setelah menggunakan produk NASA lebih menguntungkan karena dapat menekan biaya pengeluaran hingga 50%.

Pesan saya kepada petani cabai di Indonesia agar menggunakan produk NASA , karena sudah terbukti hasil panen cabainya bagus dan menguntungkan.

Salam saya Tu Saban dan kelompok tani Tata Aleka dari Jailolo Selatan , Halmahera Barat

TEKNIS BUDIDAYA TERNAK DENGAN PAKAN FERMENTASI DAN CARA PEMBUATANNYA

TEKNIS BUDIDAYA KAMBING / DOMBA DENGAN PAKAN FERMENTASI - Kunci Sukses Meningkatkan Bobot Kambing / Domba Dengan Pakan Fermentasi Hijau Organik

#PESAN PENTING DUTA AGRO PRIMA NASA : "Ternak Sapi, Kambing, dan domba boleh di berikan pakan fermentasi, TETAPI TIDAK BOLEH di berikan setiap hari. HANYA 4 - 5 HARI SEKALI di tiap Sore hari dan ITU HARUS DISELANG SELING jenis pakan fermentasinya !!"

Pembuatan dan pemberian pakan fermentasi untuk ternak Kambing dan Domba ini sangat menghemat waktu dan tenaga dalam beternak kambing / Domba dengan sistem organik modern.

Ada beberapa macam pakan fermentasi yang bisa kita berikan ke kambing / domba kita selain tentu saja hijauan sebagai pakan alami dari ternak.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan penurunan nafsu makan ternak kambing / Domba, yaitu :
1. Faktor kesehatan ternak
2. Faktor pakan yang di berikan
3. Faktor jumlah pakan yang di berikan
4. Faktor bakteri rumansia yang ada di dalam pencernaan ternak
5. Faktor eksternal yaitu lingkungan kandang dan kebersihan kandang

Di sini, kami menggunakan produk organik NASA yang telah terbukti dan terjamin mampu meningkatkan bobot ternak juga meningkatkan produktivitas susu pada ternak.

● CARA PEMBUATAN PAKAN FERMENTASI DARI JERAMI PADI

Cara membuat jerami padi dengan menambahkan Suplemen Organik Cair, seperti TANGGUH PROBIOTIK, VITERNA, NASA dan HORMONIK untuk hasil yang lebih cepat dan penuh dengan gizi juga nutrisi yang sangat di butuhkan oleh kambing.

Bahan - bahannya :

- Siapkan tempat yang aman dan terlindung dari sinar matahari langsung, curahan air hujan, dan genangan air, misal drum atau kantong plastik.
- 1 Ton Jerami padi kering
-  Tetes tebu (molase).
Namun kalau tidak ada tetes tebu, bisa digantikan dengan gula pasir
- Campuran VITERNA , POC NASA dan HORMONIK dalam 1 wadah, lalu diaduk sampai merata dan kemudian tuangkan semuanya kedalam campuran bahan bahan tadi.
- Setengah Botol Probiotik dituangkan ke dalam ember
- Air secukupnya
- Ember
- Terpal atau plastik yang cukup kuat untuk memeram jerami.
- Alat penyiram air

Tahapan dan cara pembuatannya :

1. Siapkan jerami padi kering yang sudah dipotong – potong.

2. Siapkan ember yang sudah diisi air, campurkan tetes tebu / gula pasir, dan juga Campuran 1 paket ternak (VITERNA, POC NASA + HORMONIK) dan TANGGUH PROBIOTIK tadi, kemudian di aduk hingga merata.

3. Langkah berikutnya menggelar jerami dengan tinggi 15 - 20cm.

4. Semprotkan campuran air, tetes tebu / gula pasir dan Campuran paket ternak pada jerami sambil jerami diinjak – injak, semprotkan secara merata sampai jerami benar – benar basah.

5. Setelah proses penyemprotan selesai, jerami bisa ditutup dengan plastik tebal atau terpal.
Cegah udara masuk dengan mengikat dengan kuat dan rapat.

6. Diamkan tumpukan jerami selama sekitar 12 - 15 hari agar proses penguraian serat jerami padi terjadi secara alamiah.
Jika sudah ditambah Probiotik, bisa didiamkan hanya 2 - 4 hari dan pakan siap diberikan

7. Dalam proses ini memang dibutuhkan waktu yang cukup supaya padi benar – benar lapuk dan nutrisinya bisa bertambah.

Dengan begitu kualitas jerami padi menjadi meningkat sebagai pakan ternak dan nutrisinya dapat terserap dengan baik oleh ternak

8. Jika sudah melewati 12 - 15 hari, maka jerami siap diberikan pada hewan ternak.
Kami sarankan untuk terlebih dahulu hasil fermentasi jerami padi diangin – anginkan sebentar, kemudian bisa langsung diberikan pada hewan ternak Anda

Itu untuk ukuran pembuatan 1 ton Pakan fermentasi jerami padi.

Kadang , ternak belum langsung mau makan pakan fermentasi jika kita berikan secara tiba tiba.
Sebaiknya kita lakukan perlahan melalui proses adaptasi dulu, yaitu pagi hijauan segar dan sore baru hijau an campur fermentasi jerami ini.

Perlahan lahan sore hari kita hilangkan diajukannya dan berganti dengan full pakan fermentasi jerami padi ini.

Bisa juga Campuran Suplemen Organik tadi kita berikan ke ternak dengan cara di campurkan ke air minum ternak.

● CARA PEMBUATAN PAKAN FERMENTASI DARI RUMPUT GAJAH

Bahan - bahan nya:
- Rumput gajah
- Tetes tebu
Hanya butuh 3% saja
- Dedak halus
Kira2 cukup 5% - 6% dari total campuran
- Onggok
Cukup 3% dari total campuran
- Menir / meniran
Cukup 3,5% saja
- Campuran Suplemen Organik NASA (PROBIOTIK, VITERNA, HORMONIK dan POC NASA)
- Silo atau kantong plastik atau bisa juga Drum

Tahapan cara membuatnya itu :

1. Potong rumput gajah dengan parang , arit atau mesin pemotong rumput.
Pemotongan dilakukan agar rumput dapat dimasukkan ke dalam wadah / drum dengan rapat dan padat.

2. Campurkan semua bahan² yang sudah disiapkan tadi diaduk hingga benar benar merata.

3. Masukkan campuran ke dalam silo / wadah tertentu / drum dan padatkan agar tidak ada rongga udara. Masukkan sampai melebihi permukaan wadah / drum untuk mengantisipasi terjadinya penyusutan isi. Dengan begitu tidak ada ruang kosong antara tutup dan permukaan bahan.

4. Setelah semua bahan masuk, berikan lapisan plastik dan tutup dengan rapat. Beri pemberat, boleh pakai batu atau kantong plastik yang diisi tanah.

5. Simpan sampai 6 – 8 minggu.

6. Setelah 6 – 8 minggu, drum  bisa dibuka dan diambil hasil fermentasinya. Jika dilakukan dengan benar maka pakan fermentasi dapat bertahan hingga 1 – 2 tahun.

8. Pakan fermentasi bisa diambil sesuai kebutuhan saja, misalnya untuk 3 – 5 hari. Jangan dibuka setiap hari agar pakan fermentasi tidak mudah rusak, setelah dibuka juga harus ditutup kembali dengan rapat.

9. Setelah pakan fermentasi diambil, lebih baik diangin – anginkan terlebih dahulu sebelum diberikan pada hewan ternak kambing / sapi.
Jangan di jemuran di bawah sinar matahari.

Catatan :
Cara fermentasi ini dapat dilakukan untuk jenis bahan pakan hijauan dan jenis rumput lainnya.
Lakukan dengan cara yang sama seperti diatas ya ...

Semoga bermanfaat dan membantu ...

#INGAT : Bahwa ternak tetap akan lebih sehat dan segar jika di berikan pakan alaminya dan pakan pokok ternak, yaitu Hijauan Segar / rumput segar / Dedaunan segar.  Pakan Fermentasi HANYA SEBAGAI SAMBILAN saja, JANGAN MENJADI PAKAN POKOK TIAP HARI !!!
Kami, Duta Agro Prima NASA benar² menghimbau dan memperingatkan bahaya pakan fermentasi pada ternak budidaya kita.

#PESAN : Untuk membantu kesehatan dan lancar pencernaan ternak, beri Probiotik yang di campur air minum ternak. Fungsinya adalah menyehatkan dan meningkatkan kinerja bakteri rumansia yang ada di dalam saluran pencernaan ternak.
Ibaratnya seperti kita minum Yakult (Probiotik) setiap hari untuk menjaga bakteri baik dalam pencernaan kita

Selasa, 06 Maret 2018

TIPS DAN ANALISA PELUANG USAHA BETERNAK ENTOK

Entok merupakan salah satu unggas jenis bebek yang mempunyai banyak nama di indonesia, seperti mentok (jawa), serati (sumatera), entong, dll. Unggas dengan nama latin Chairina Moschata ini termasuk kelas unggas dengan tubuh ukuran sedang  hingga agak besar, bulu putih atau hitam atau kombinasi hitam dan putih.
Ekor akan bergerak ke kiri dan ke kanan saat berjalan untuk menjaga keseimbangan tubuhnya (megal megol = jawa), jika diamati akan sungguh menghibur.

Kelebihan Entok sebagai Hewan Ternak

Beternak entok sebenarnya cukup mudah, mulai dari tahap pemberian pakan dan minum yang sederhana hingga karena daya tahan tubuh entok yang cukup baik. Dengan pemeliharaan yang sungguh sungguh walaupun hanya usaha sampingan, beternak entok dapat menjadi usaha yang sangat menjanjikan untuk menambah penghasilan.

Berikut beberapa kelebihan entok sebagai hewan ternak :

» Tidak berisik, hanya mengeluarkan desisan/desahan ketika berjalan.
» Lebih rakus sehingga relatif cepat besar saat diberi pakan berprotein tinggi.
» Pakan mudah didapat, seperti dedak, makanan sisa dapur, batang pisang, siput, bekicot, roti sisa, sayuran sisa, buah buahan sisa, dll.
» Daging lebih tebal dan aroma khas tak setajam daging itik meskipun dengan pengelolaan yang sederhana.
» Harga relatif lebih tinggi dibanding ayam dan mudah dibeli oleh pedagang/pengepul, peningkatan harga sangat tajam saat momen tertentu, seperti lebaran.
» Lebih sulit terserang penyakit dan tahan terhadap perubahan suhu dan cuaca ekstrim daripada ayam.
» Unggas pengeram yang sangat baik, bahkan sering disebut sebagai mesin penetas telur karena mampu mengerami telur dari unggas lain seperti bebek dan ayam.
» Bulu bisa dijadikan hasil sampingan dalam pembuatan shuttle cock (40-50 hari sekali dicabuti).

Persiapan Pembuatan Kandang

Walaupun pembuatan kandangnya relatif mudah, tapi kandang harus disiapkan dengan cukup matang.  Kandang dapat dibuat secara sederhana dengan pagar dari jaring dipadukan dengan bambu dan tempat pakan diletakkan di dalamnya karena yang terpenting adalah tinggi pagar diusahakan untuk mengatasi entok agar tidak terbang keluar kandang.

Cara Pemeliharaan

Beternak entok hampir sama dengan beternak jenis itik lainnya akan tetapi entok sering disebut sebagai unggas pemakan segala yang sangat efisien dalam mengubah segala jenis pakan menjadi daging. Tapi karena periode produksi ternak ini relatif cukup lama dibanding ayam dan bebek maka perlu pemikiran kreatif dari peternak untuk mencari alternatif pakan yang berbiaya rendah.

Berikut ini  langkah  pemeliharaannya :

● Setelah entok menetas, usahakan dapat bersama induknya selama 1 hingga 2 hari agar secara alami induknya dapat mengajari anaknya cara memakan pakan. Setelah hari ke 3, pisahkan dari indukan dan taruh di box, pastikan tersedia wadah pakan dan minum dalam kandang baterai. Dan pastikan tak terjangkau binatang pemangsa atau gangguan lainnya, seperti semut.

● Beri makanan yang berprotein tinggi untuk DOD selama masa pertumbuhan, bisa menggunakan konsentrat pabrikan maupun limbah ikan yang ada di sekitar Anda. pastikan entok usia 1-2 minggu pertama diberi pakan konsentrat starter. Dan saat usia 2 - 4 minggu diberi pakan konsentrat starter dengan tambahan konsentrat pakan entok

● Saat entok memasuki pertumbuhan sekitar umur 3 bulan, perlu dijaga ketersediaan pakan di kandang karena entok sudah mulai rakus rakus nya, sehingga diperlukan daya kreatifitas peternak mencari pakan alternatif selain bekatul maupun jagung, seperti gedebog pisang, daun daunan, pepaya, nangka, hingga siput/keong mas untuk menambah protein agar lebih cepat pertumbuhannya. Dan pada tahap ini bekatul hanya menjadi pakan tambahan.

● Entok akan mulai bertelur saat berumur 6-8 bulan.

(Pastikan di setiap kandang anakan entok terpisah dari entok dewasa atau yang lebih besar agar tidak kalah dalam mendapatkan pakan.)

Cara buat konsentrat pakan entok :

● Campur dedak kasar, air dan sedikit tepung ikan
● Hingga adonan menjadi agak cair
● Beri sekali sehari, 10-25 gr/ekor.
● Catatan : Jika ditambah campuran nutrisi ternak dari NASA, lebih baik campuran nutrisi itu diberikan setiap 3 hari sekali.

Analisis Usaha Tani Budidaya Entok Pedaging Jumlah Biaya
● Biaya Kandang Sederhana 200 ekor → Rp   500.000,-
● Biaya DOD 200 ekor x Rp3.500 → Rp. 750.000,-
● Biaya Pakan :
1. Pakan voer ayam (1—15 hari ) 15 hari x 3 kg x Rp.4.000 → Rp. 180.000,-
2. Pakan Ransum (16—90 hari) 75 hari x 56 kg x Rp.200 → Rp. 840.000,-
● Biaya Obat-obatan →Rp. 50.000,-
● Biaya Tenaga Kerja → Rp. 150.000,-
● Jumlah→ Rp2.470.000,-
● Hasil penjualan 90% dari 200 ekor, yaitu 180 ekor @Rp.25.000,- → Rp. 4.500.000,-
Pendapatan→ Rp. 2.030.000,-

Semoga Bermanfaat yaa .... 
Semoga bisa jadi ide bisnis sampingan Anda.

REFRENSI PAKAN TERNAK AYAM DAN NUTRISI AYAM TERBAIK

PUNYA USAHA BETERNAK AYAM ?!
INI 9 PAKAN AYAM ALAMI DAN 1 PAKET VITAMIN NUTRISI TERNAK AYAM BERKUALITAS BAGUS / SUDAH BANYAK TERUJI + TERJAMIN !

Anda memiliki usaha peternakan ayam? Atau mungkin baru mulai akan membuka usaha peternakan ayam? Terpenting adalah menyiapkan pakan terbaik untuk ayam Anda. Ingat, jangan sampai ayam Anda akhirnya mati atau susah berkembang biak hanya karena pakannya yang kurang baik.

Pakan Ayam Sebagai Faktor Berhasilnya Ternak Ayam

Ternak ayam, adalah salah satu usaha peternakan yang dipilih banyak orang. Bibitnya cenderung mudah ditemukan, mudah dirawat dan pakannya pun mudah dijumpai dengan banyak variasi.

Namun, kemudahan-kemudahan ini tak berarti Anda mengabaikan faktor-faktor pendukung kesuksesan usaha peternakan. Anda harus tetap memperhatikan beberapa hal seperti kondisi kandang, kesehatan ternak dengan memberi vaksin, vitamin dan tentu saja mencermati pakan yang diberikan.

Pakan untuk ayam memang cenderung sederhana tapi bukan berarti sembarang kualitas yang diberikan. Ayam yang gemuk dan sehat mendapat nutrisi dari pakan yang baik dan mengandung zat-zat yang dibutuhkan.

Seperti manusia, ayam juga membutuhkan protein, lemak, serat kasar, vitamin dan asam amino agar bisa bertumbuh kembang dengan baik. Tak cukup hanya sekadar kenyang, nutrisi pada ayam juga menentukan kualitas ayam itu sendiri. Tentunya, para pelanggan akan mencari ayam sehat yang baik untuk dikonsumsi jadi pertimbangkanlah faktor pakan dengan memilih yang terbaik.

Bahan Pakan Membuat Ayam Cepat Bertelur

Telur adalah hal lain dari ayam yang menjadi pilihan bahan pangan bagi banyak orang. Kebutuhan industri makanan dan rumah tangga akan telur seperti tak ada habisnya dan tentu saja bagi peternak, ini hal yang menggembirakan.

Hanya saja, kualitas telur yang baik juga jadi permintaan begitu pula dengan kuantitas. Pakan yang baik akan membantu ayam kampung yang ada di peternakan Anda lebih cepat bertelur sehingga Anda bisa memenuhi permintaan konsumen.

Inilah 9 Rekomendasi Makanan Ternak untuk Ayam

Jagung Giling

Salah satu jenis makanan yang bisa Anda berikan untuk ayam-ayam di peternakan adalah jagung yang digiling. Tak cuma lezat untuk dikonsumsi manusia, kandungan gizi dan nutrisi pada jagung juga baik bagi ayam Anda.

Jagung setidaknya mengandung serat, vitamin C, asam lemak omega-6, vitamin B, kalium, fosfor, lemak tak jenuh, magnesium danzat besi. Jagung giling juga baik diberikan sebagai pakan anak ayam sebab masih tergolong mudah dicerna dan membuat kenyang. 

Kebaikan jagung ini juga menyumbang lebih dari separuh energi bagi ayam sehingga menunjang kesehatan juga keaktifan ayam ternak Anda.

Pelet

Pelet, alias bahan pakan yang digiling kemudian dipadatkan sebagai makanan hewan ini banyak dipilih karena cenderung lebih hemat. Umum ditemui sebagai pakan ikan atau ayam dan lebih efisien karena mengurangi terbuangnya pakan dalam bentuk non-pelet.

Jika Anda ingin membuat pelet sendiri, Anda bisa mempersiapkan beberapa bahan seperti.

● Sayuran. Kangkung, bayam, atau sayuran lain. Kebutuhan sekitar 1%. Haluskan.
● Kunyit parut. Kebutuhan sekitar 1%.
● Dedak, bisa diperoleh melalui pabrik penggilingan padi dan pilih yang memiliki tekstur halus. Kebutuhan sekitar 5%.
● Vitamin dan Nutrisi Ayam. Bisa dipesan langsung dari kami, Produk NASA berbentuk Paket Vitamin Ternak Ayam, 1 paket berisi 4 produk alami. Kebutuhan sekitar 2%. Dosis paling bagus 4 tutup botol.
● Tepung ikan seperti yang terbuat dari teri. Jemur teri hingga kering lalu haluskan. Kebutuhan sekitar 24%.
● Kedelai. Kebutuhan sekitar 11%.
● Jagung, haluskan. Kebutuhan sekitar 30%.
● Bekatul, bisa berasal dari sisa nasi yang dijemur kering. Kebutuhan sekitar 26%.
● Air bersih secukupnya.

Cara Membuatnya :

● Campur semua bahan hingga rata.
● Tambahkan air, aduk kembali hingga mendapat konsistensi yang diinginkan.
● Kukus adonan hingga matang agar tidak cepat basi.
● Setelah matang, bentuk adonan sesuai selera.
● Untuk bentuk pelet, giling adonan hingga berbentuk memanjang.

Potong lalu jemur hingga kering.

Dedak (Bekatul)

Jenis yang satu ini sudah lama digunakan oleh para peternak ayam. Dikenal juga dengan nama katul separator dan berasal dari limbah penggilingan beras berwarna putih, bekatul memiliki warna cenderung putih dengan beberapa kandungan nutrisi seperti protein, natrium, dan lemak.

Harganya cenderung sangat murah sehingga banyak dipakai sebagai pakan untuk ayam. Jika Anda memilih dedak sebagai pakan ayam di peternakan, jangan lupa untuk menyelingi dengan pakan jenis lain yang dapat melengkapi nilai gizi dan nutrisi dari dedak halus alias bekatul ini.

Limbah Gandum

Jenis pakan ini memiliki nama lain yang disebut dengan “pollard” dan berasal dari limbah penggilingan gandum yang diolah menjadi terigu. Pakan ini pun cukup tenar di kalangan peternak meski penggunaannya harus dibatasi.

Pollard mengandung serat kasar dan energi metabolism yang rendah dan kualitasnya lebih baik daripada jagung. Pemberian pollard umumnya berbarengan dengan pakan butiran yang kaya protein karena nilai protein pada pollard lebih rendah dari kedelai, ikan dan susu.

Ubi yang Telah Dicincang

Tak cuma disukai manusia dan kaya manfaat, ubi ternyata bisa jadi pakan yang baik bagi ayam Anda. Daun ubi sendiri memiliki kandungan protein sekitar 29 persen dan serat yang terkandung di dalam tepung daun ini cukup tinggi.

Namun, Anda perlu berhati-hati saat memberikan pakan ubi atau daun ubi karena daun ubi mengandung asam prusid dan sianida yang bersifat racun. Selain ubi, Anda juga bisa memberikan singkong yang memiliki kandungan protein rendah sekitar 2-3 persen. Batasi pemberiannya dan olah menjadi potongan atau cincangan kecil sebelum diberikan pada ternak.

Tepung Tulang

Pakan ini berasal dari sisa-sisa peternakan yang sudah tidak diperlukan lagi. Umumnya terbuat dari tulang ikan dan ayam. Walau terlihat terbuat dari bahan sederhana, tepung tulang memiliki nilai nutrisi yang cukup besar karena mengandung fosfor, kalium, natrium, mangan, kalsium dan magnesium.

Untuk tepung tulang yang terbuat dari ikan, ada baiknya Anda memilih yang terbuat dari tulang ikan tuna karena ikan tuna sendiri mengandung kalsium yang baik bagi pembentukan tulang ayam ternak Anda. Kandungan ini dapat mencegah ayam dari pengeroposan tulang.

Sorgum

Memiliki nama lain di beberapa daerah seperti cantel, batar tojeng, dan cantrik, sorgum memiliki kandungan protein lebih tinggi dari jagung sekaligus xantofil. Pemberian sorgum sebaiknya dibatasi karena mengandung tanin yang menyulitkan penyerapan protein serta menurunkan pertumbuhan bahkan dapat mengakibatkan kelainan pada kaki ayam ternak Anda. 

Jika Anda akan memberikan sorgum bagi ayam ternak, ada baiknya dikombinasikan dengan bungkil kedelai. Campuran ini bisa menghasilkan suplemen metionin dan lisin dengan baik. Anda juga bisa menurunkan kandungan tanin dengan mengolah kembali sorgum seperti mengupas kulit bagian luar, merendam atau melakukan fermentasi terlebih dahulu sebelum dijadikan pakan ternak.

Bungkil Kacang Kedelai

Bungkil kedelai alias soybean meal dapat menjadi pilihan pakan ternak Anda berikutnya. Mengandung sekitar 44 hingga 51 persen protein serta asam amino yang cukup tinggi, bungkil kacang kedelai sebaiknya digunakan terbatas pada 40 persen. 

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memilih bungkil kacang kedelai. Salah satunya adalah, nilai biologis yang kurang bagi ternak ruminansia. Hal ini dikarenakan, sebagian besar protein kasar telah terfermentasi dalam rumen sehingga kandungan yang ada di dalamnya kurang bisa dimanfaatkan. Diperlukan pengolahan terlebih dahulu sebelum diberikan pada ternak Anda.

Tepung Keong Mas/Siput

Jenis yang ini tidak menggunakan daging keong atau siput melainkan cangkang. Ya, siapa sangka jika cangkang keong ternyata dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak Anda ?

Cangkang keong yang sudah dibersihkan lalu diolah menjadi tepung ini memiliki kandungan protein dan menurut penelitian bisa menunjang produksi telur serta meningkatkan bobot dari ternak. Penggunaan tepung keong yang tepat juga dapat memenuhi kebutuhan mineral yang dibutuhkan oleh ayam ternak ayam Anda. 

Untuk vitamin nutrisi yang terbaik, berikan Paket Vitamin Nutrisi Ternak dari NASA yang sudah banyak teruji, terbukti dan terjamin juga banyak dipakai oleh peternak ayam dimanapun berada.

Hanya Berikan Pakan Ayam Terbaik agar Mendapat Hasil Terbaik

Untuk mendapatkan hasil terbaik, seperti ayam cepat bertelur dan menetas dengan baik, tentunya Anda musti memberikan pakan ternak terbaik dan vitamin terbaik.