Halaman

Tampilkan postingan dengan label Mentog. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mentog. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 Maret 2018

TIPS DAN ANALISA PELUANG USAHA BETERNAK ENTOK

Entok merupakan salah satu unggas jenis bebek yang mempunyai banyak nama di indonesia, seperti mentok (jawa), serati (sumatera), entong, dll. Unggas dengan nama latin Chairina Moschata ini termasuk kelas unggas dengan tubuh ukuran sedang  hingga agak besar, bulu putih atau hitam atau kombinasi hitam dan putih.
Ekor akan bergerak ke kiri dan ke kanan saat berjalan untuk menjaga keseimbangan tubuhnya (megal megol = jawa), jika diamati akan sungguh menghibur.

Kelebihan Entok sebagai Hewan Ternak

Beternak entok sebenarnya cukup mudah, mulai dari tahap pemberian pakan dan minum yang sederhana hingga karena daya tahan tubuh entok yang cukup baik. Dengan pemeliharaan yang sungguh sungguh walaupun hanya usaha sampingan, beternak entok dapat menjadi usaha yang sangat menjanjikan untuk menambah penghasilan.

Berikut beberapa kelebihan entok sebagai hewan ternak :

» Tidak berisik, hanya mengeluarkan desisan/desahan ketika berjalan.
» Lebih rakus sehingga relatif cepat besar saat diberi pakan berprotein tinggi.
» Pakan mudah didapat, seperti dedak, makanan sisa dapur, batang pisang, siput, bekicot, roti sisa, sayuran sisa, buah buahan sisa, dll.
» Daging lebih tebal dan aroma khas tak setajam daging itik meskipun dengan pengelolaan yang sederhana.
» Harga relatif lebih tinggi dibanding ayam dan mudah dibeli oleh pedagang/pengepul, peningkatan harga sangat tajam saat momen tertentu, seperti lebaran.
» Lebih sulit terserang penyakit dan tahan terhadap perubahan suhu dan cuaca ekstrim daripada ayam.
» Unggas pengeram yang sangat baik, bahkan sering disebut sebagai mesin penetas telur karena mampu mengerami telur dari unggas lain seperti bebek dan ayam.
» Bulu bisa dijadikan hasil sampingan dalam pembuatan shuttle cock (40-50 hari sekali dicabuti).

Persiapan Pembuatan Kandang

Walaupun pembuatan kandangnya relatif mudah, tapi kandang harus disiapkan dengan cukup matang.  Kandang dapat dibuat secara sederhana dengan pagar dari jaring dipadukan dengan bambu dan tempat pakan diletakkan di dalamnya karena yang terpenting adalah tinggi pagar diusahakan untuk mengatasi entok agar tidak terbang keluar kandang.

Cara Pemeliharaan

Beternak entok hampir sama dengan beternak jenis itik lainnya akan tetapi entok sering disebut sebagai unggas pemakan segala yang sangat efisien dalam mengubah segala jenis pakan menjadi daging. Tapi karena periode produksi ternak ini relatif cukup lama dibanding ayam dan bebek maka perlu pemikiran kreatif dari peternak untuk mencari alternatif pakan yang berbiaya rendah.

Berikut ini  langkah  pemeliharaannya :

● Setelah entok menetas, usahakan dapat bersama induknya selama 1 hingga 2 hari agar secara alami induknya dapat mengajari anaknya cara memakan pakan. Setelah hari ke 3, pisahkan dari indukan dan taruh di box, pastikan tersedia wadah pakan dan minum dalam kandang baterai. Dan pastikan tak terjangkau binatang pemangsa atau gangguan lainnya, seperti semut.

● Beri makanan yang berprotein tinggi untuk DOD selama masa pertumbuhan, bisa menggunakan konsentrat pabrikan maupun limbah ikan yang ada di sekitar Anda. pastikan entok usia 1-2 minggu pertama diberi pakan konsentrat starter. Dan saat usia 2 - 4 minggu diberi pakan konsentrat starter dengan tambahan konsentrat pakan entok

● Saat entok memasuki pertumbuhan sekitar umur 3 bulan, perlu dijaga ketersediaan pakan di kandang karena entok sudah mulai rakus rakus nya, sehingga diperlukan daya kreatifitas peternak mencari pakan alternatif selain bekatul maupun jagung, seperti gedebog pisang, daun daunan, pepaya, nangka, hingga siput/keong mas untuk menambah protein agar lebih cepat pertumbuhannya. Dan pada tahap ini bekatul hanya menjadi pakan tambahan.

● Entok akan mulai bertelur saat berumur 6-8 bulan.

(Pastikan di setiap kandang anakan entok terpisah dari entok dewasa atau yang lebih besar agar tidak kalah dalam mendapatkan pakan.)

Cara buat konsentrat pakan entok :

● Campur dedak kasar, air dan sedikit tepung ikan
● Hingga adonan menjadi agak cair
● Beri sekali sehari, 10-25 gr/ekor.
● Catatan : Jika ditambah campuran nutrisi ternak dari NASA, lebih baik campuran nutrisi itu diberikan setiap 3 hari sekali.

Analisis Usaha Tani Budidaya Entok Pedaging Jumlah Biaya
● Biaya Kandang Sederhana 200 ekor → Rp   500.000,-
● Biaya DOD 200 ekor x Rp3.500 → Rp. 750.000,-
● Biaya Pakan :
1. Pakan voer ayam (1—15 hari ) 15 hari x 3 kg x Rp.4.000 → Rp. 180.000,-
2. Pakan Ransum (16—90 hari) 75 hari x 56 kg x Rp.200 → Rp. 840.000,-
● Biaya Obat-obatan →Rp. 50.000,-
● Biaya Tenaga Kerja → Rp. 150.000,-
● Jumlah→ Rp2.470.000,-
● Hasil penjualan 90% dari 200 ekor, yaitu 180 ekor @Rp.25.000,- → Rp. 4.500.000,-
Pendapatan→ Rp. 2.030.000,-

Semoga Bermanfaat yaa .... 
Semoga bisa jadi ide bisnis sampingan Anda.