Halaman

Tampilkan postingan dengan label Ternak Kambing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ternak Kambing. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 Maret 2018

TEKNIS BUDIDAYA TERNAK DENGAN PAKAN FERMENTASI DAN CARA PEMBUATANNYA

TEKNIS BUDIDAYA KAMBING / DOMBA DENGAN PAKAN FERMENTASI - Kunci Sukses Meningkatkan Bobot Kambing / Domba Dengan Pakan Fermentasi Hijau Organik

#PESAN PENTING DUTA AGRO PRIMA NASA : "Ternak Sapi, Kambing, dan domba boleh di berikan pakan fermentasi, TETAPI TIDAK BOLEH di berikan setiap hari. HANYA 4 - 5 HARI SEKALI di tiap Sore hari dan ITU HARUS DISELANG SELING jenis pakan fermentasinya !!"

Pembuatan dan pemberian pakan fermentasi untuk ternak Kambing dan Domba ini sangat menghemat waktu dan tenaga dalam beternak kambing / Domba dengan sistem organik modern.

Ada beberapa macam pakan fermentasi yang bisa kita berikan ke kambing / domba kita selain tentu saja hijauan sebagai pakan alami dari ternak.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan penurunan nafsu makan ternak kambing / Domba, yaitu :
1. Faktor kesehatan ternak
2. Faktor pakan yang di berikan
3. Faktor jumlah pakan yang di berikan
4. Faktor bakteri rumansia yang ada di dalam pencernaan ternak
5. Faktor eksternal yaitu lingkungan kandang dan kebersihan kandang

Di sini, kami menggunakan produk organik NASA yang telah terbukti dan terjamin mampu meningkatkan bobot ternak juga meningkatkan produktivitas susu pada ternak.

● CARA PEMBUATAN PAKAN FERMENTASI DARI JERAMI PADI

Cara membuat jerami padi dengan menambahkan Suplemen Organik Cair, seperti TANGGUH PROBIOTIK, VITERNA, NASA dan HORMONIK untuk hasil yang lebih cepat dan penuh dengan gizi juga nutrisi yang sangat di butuhkan oleh kambing.

Bahan - bahannya :

- Siapkan tempat yang aman dan terlindung dari sinar matahari langsung, curahan air hujan, dan genangan air, misal drum atau kantong plastik.
- 1 Ton Jerami padi kering
-  Tetes tebu (molase).
Namun kalau tidak ada tetes tebu, bisa digantikan dengan gula pasir
- Campuran VITERNA , POC NASA dan HORMONIK dalam 1 wadah, lalu diaduk sampai merata dan kemudian tuangkan semuanya kedalam campuran bahan bahan tadi.
- Setengah Botol Probiotik dituangkan ke dalam ember
- Air secukupnya
- Ember
- Terpal atau plastik yang cukup kuat untuk memeram jerami.
- Alat penyiram air

Tahapan dan cara pembuatannya :

1. Siapkan jerami padi kering yang sudah dipotong – potong.

2. Siapkan ember yang sudah diisi air, campurkan tetes tebu / gula pasir, dan juga Campuran 1 paket ternak (VITERNA, POC NASA + HORMONIK) dan TANGGUH PROBIOTIK tadi, kemudian di aduk hingga merata.

3. Langkah berikutnya menggelar jerami dengan tinggi 15 - 20cm.

4. Semprotkan campuran air, tetes tebu / gula pasir dan Campuran paket ternak pada jerami sambil jerami diinjak – injak, semprotkan secara merata sampai jerami benar – benar basah.

5. Setelah proses penyemprotan selesai, jerami bisa ditutup dengan plastik tebal atau terpal.
Cegah udara masuk dengan mengikat dengan kuat dan rapat.

6. Diamkan tumpukan jerami selama sekitar 12 - 15 hari agar proses penguraian serat jerami padi terjadi secara alamiah.
Jika sudah ditambah Probiotik, bisa didiamkan hanya 2 - 4 hari dan pakan siap diberikan

7. Dalam proses ini memang dibutuhkan waktu yang cukup supaya padi benar – benar lapuk dan nutrisinya bisa bertambah.

Dengan begitu kualitas jerami padi menjadi meningkat sebagai pakan ternak dan nutrisinya dapat terserap dengan baik oleh ternak

8. Jika sudah melewati 12 - 15 hari, maka jerami siap diberikan pada hewan ternak.
Kami sarankan untuk terlebih dahulu hasil fermentasi jerami padi diangin – anginkan sebentar, kemudian bisa langsung diberikan pada hewan ternak Anda

Itu untuk ukuran pembuatan 1 ton Pakan fermentasi jerami padi.

Kadang , ternak belum langsung mau makan pakan fermentasi jika kita berikan secara tiba tiba.
Sebaiknya kita lakukan perlahan melalui proses adaptasi dulu, yaitu pagi hijauan segar dan sore baru hijau an campur fermentasi jerami ini.

Perlahan lahan sore hari kita hilangkan diajukannya dan berganti dengan full pakan fermentasi jerami padi ini.

Bisa juga Campuran Suplemen Organik tadi kita berikan ke ternak dengan cara di campurkan ke air minum ternak.

● CARA PEMBUATAN PAKAN FERMENTASI DARI RUMPUT GAJAH

Bahan - bahan nya:
- Rumput gajah
- Tetes tebu
Hanya butuh 3% saja
- Dedak halus
Kira2 cukup 5% - 6% dari total campuran
- Onggok
Cukup 3% dari total campuran
- Menir / meniran
Cukup 3,5% saja
- Campuran Suplemen Organik NASA (PROBIOTIK, VITERNA, HORMONIK dan POC NASA)
- Silo atau kantong plastik atau bisa juga Drum

Tahapan cara membuatnya itu :

1. Potong rumput gajah dengan parang , arit atau mesin pemotong rumput.
Pemotongan dilakukan agar rumput dapat dimasukkan ke dalam wadah / drum dengan rapat dan padat.

2. Campurkan semua bahan² yang sudah disiapkan tadi diaduk hingga benar benar merata.

3. Masukkan campuran ke dalam silo / wadah tertentu / drum dan padatkan agar tidak ada rongga udara. Masukkan sampai melebihi permukaan wadah / drum untuk mengantisipasi terjadinya penyusutan isi. Dengan begitu tidak ada ruang kosong antara tutup dan permukaan bahan.

4. Setelah semua bahan masuk, berikan lapisan plastik dan tutup dengan rapat. Beri pemberat, boleh pakai batu atau kantong plastik yang diisi tanah.

5. Simpan sampai 6 – 8 minggu.

6. Setelah 6 – 8 minggu, drum  bisa dibuka dan diambil hasil fermentasinya. Jika dilakukan dengan benar maka pakan fermentasi dapat bertahan hingga 1 – 2 tahun.

8. Pakan fermentasi bisa diambil sesuai kebutuhan saja, misalnya untuk 3 – 5 hari. Jangan dibuka setiap hari agar pakan fermentasi tidak mudah rusak, setelah dibuka juga harus ditutup kembali dengan rapat.

9. Setelah pakan fermentasi diambil, lebih baik diangin – anginkan terlebih dahulu sebelum diberikan pada hewan ternak kambing / sapi.
Jangan di jemuran di bawah sinar matahari.

Catatan :
Cara fermentasi ini dapat dilakukan untuk jenis bahan pakan hijauan dan jenis rumput lainnya.
Lakukan dengan cara yang sama seperti diatas ya ...

Semoga bermanfaat dan membantu ...

#INGAT : Bahwa ternak tetap akan lebih sehat dan segar jika di berikan pakan alaminya dan pakan pokok ternak, yaitu Hijauan Segar / rumput segar / Dedaunan segar.  Pakan Fermentasi HANYA SEBAGAI SAMBILAN saja, JANGAN MENJADI PAKAN POKOK TIAP HARI !!!
Kami, Duta Agro Prima NASA benar² menghimbau dan memperingatkan bahaya pakan fermentasi pada ternak budidaya kita.

#PESAN : Untuk membantu kesehatan dan lancar pencernaan ternak, beri Probiotik yang di campur air minum ternak. Fungsinya adalah menyehatkan dan meningkatkan kinerja bakteri rumansia yang ada di dalam saluran pencernaan ternak.
Ibaratnya seperti kita minum Yakult (Probiotik) setiap hari untuk menjaga bakteri baik dalam pencernaan kita

Sabtu, 10 Maret 2018

TANYA JAWAB KESUKSESAN BUDIDAYA CABE, BANDENG DAN KAMBING

~  TANYA : "Salam kenal mas, ini Feri dari Boyolali mau tanya soal pohon cabe.
Kenapa tanaman cabe saya selalu rontok daun dan buah cabenya ya mas ?
Mohon solusinya mas."

√ JAWAB = Salam budidaya pak Feri ....
Berdasarkan pengalaman kami pribadi dalam berbudidaya cabai, ada beberapa hal yang bisa menyebabkan kerontokan pada buah, bunga dan daun cabai itu pak, yaitu :

1. Kerontokan pada bunga dan bunga tanaman cabe banyak disebabkan karena tanaman cabe kekurangan unsur Kalsium (Ca) dan Kalium (K). Selain itu, unsur Zn, Mg, dan Fe (Zat besi) juga sangat berperan penting dalam pembentukan klorofil di daun, serta membuat organ tanaman menjadi lebih kuat, hingga akan meminimalisir terjadinya abisisi (keguguran pada daun), bunga serta buahnya;
SOLUSINYA =
Sebaiknya berikan tanaman cabe pupuk organik maupun anorganik yang banyak mengandung Kalsium, Kalium, Zn, Mg, dan Fe.
Yaitu diKocor dengan SPRK, NASA, HRN dan Kalsium.

2. Faktor internal yaitu tanaman cabe kelebihan hormon asam absisat (ABA). Seperti diketahui bahwa fitohormon asam absisat (ABA) ini sangat berperan penting dalam pengguguran daun, sehingga komposisinya harus dikontrol dengan baik, melalui sistem pemeliharaan tanaman dengan pemberian air dan pupuk dalam jumlah yang sesuai dosis per umur tanaman

3. Faktor eksternal seperti curah hujan tinggi juga dapat menyebabkan tanaman bisa memiliki tingkat kandungan air yang tinggi di dalam akar dan di dalam tanah, sehingga perlu sekali bagi petani untuk mengontrol drainase air agar tetap tercukupi dengan baik. Perhatikan juga bagian saluran irigasi yang menghubungkan antar bedengan satu dengan lainnya, supaya dipastikan agar tidak terdapat air yang melebihi porsi yang cukup untuk tanaman;

4. Tanaman cabe yang kekurangan unsur hara (mengalami defisiensi unsur hara) tertentu juga berpeluang mengalami kerontokan pada daun, bunga, maupun buah. Pastikan tanaman cabe terpenuhi unsur hara makro dan mikro, seperti Calcium (Ca), Kalium (K), Magnesium (Mg), Molibdenum, Zn, maupun zat besi (Fe). Unsur-unsur tersebut sangat penting untuk mencegah supaya tanaman cabe juga tidak mengalami peristiwa nekrosis dan klorosis yang mengindikasikan tanaman cabe mengalami daun menguning kecokelatan, lalu gugur;

5. Tanaman cabe yang terserang hama dan penyakit patogen dalam jumlah yang banyak dan sering, juga bisa menyebabkan daun, bunga, serta organ buah cabe  rontok. Hama seperti ulat grayak dan penyakit antraknosa pada cabe juga bisa memberikan dampak buruk pada permukaan organ daun, sehingga organ daun menjadi bopeng/berlubang. Jika hal ini dibiarkan, maka akan berefek kepada penyebaran hama dan penyakit dalam jumlah luas dan menginfeksi organ tanaman lainnya, dan pada akhirnya organ tanaman mengalami kerontokan yang menurunkan produktivitas hasil panen. bahwa jenis OPT (Organisme Pengganggu Tanaman) merupakan parasit patogen yang dapat menginfeksi tanaman budidaya dan memberi dampak negatif bagi produktivitas hasil pertanian nortikultura.
Solusinya =
Semprot dengan Pentana dan Glio secara selang seling.

~  TANYA : "Saya Asep dari Karawang mau tanya soal kambing. Sudah beberapa minggu ini kambing saya susah makan dan minum, sudah saya beri semua obat dan semua produk yang diiklankan di FB juga di toko Online, tapi hasilnya sama saja tetap susah makan dan minum. Sudah saya periksakan ke dokter, hasilnya tetap sama saja.
Bagaimana caranya biar kambing saya itu mau makan dan minum lagi atau biar tambah gemuk soalnya mau saya jual di idul adha besok mas ?"

√  JAWAB =  Salam kenal dan salam budidaya pak Asep. Kebetulan saya pribadi dulu pernah mengalami hal yang sama pada ternak kambing saya pak. Dan kebetulan lagi baru sekitar 2 minggu yang lalu saya pendampingan di peternakan kambing pak Yuda di Imogiri yang kendalanya hampir sama pada 4 ekor kambingnya.
Masalah kambing yang susah makan minum itu sebenarnya ada beberapa sebab selain karena sakit dan faktor pencernaan nya yang radang atau kurang bagus, yaitu faktor genetiknya.
Coba pegang rambut didepan dan diatas kepala kambing, jika kering lusuh meski baru saja di mandikan, itu berarti kambing sakit dalam lambung / pencernaannya.

Cara yang kemarin Kami terapkan pada kambing pak Yuda adalah dengan memberi 1 paket ternak NASA ditambah 2 produk NASA yang lain lalu di campurkan pada air minum kambing dan olahan fermentasi hijauan pada kambing yang resepnya berbeda dengan pakan fermentasi biasanya.

Setelah 3 - 4 hari di berikan pada kambing² itu, hasilnya langsung berbeda dan sangat doyan makan minum. Bahkan terakhir hari rabu (16-8-2017) kemarin kami cek di peternakannya pak Yuda untuk melihat bagaimana perkembangan kambingnya, ternyata kambingnya sudah gemuk dan sehat.

~  TANYA : "Mas mau tanya soal budidaya bandeng mas.
Bandeng di tambak saya lambat sekali pertumbuhannya dan kadang jika di beri pakan tidak langsung habis pakannya.
Umur sudah -/+ 5 bulanan tapi masih 12 - 14 cm panjangnya.
Apakah ada solusi nya mas biar cepat besar ?
Rifai dari Gresik.

√  JAWAB = Semuanya kembali tergantung cara budidaya kita sendiri. Dan apa yang kita berikan pada budidaya kita, pakan yang penuh vitamin dan suplemen yang bagus untuk pertumbuhan dan pembesaran budidaya kita.
Di sini, selama ini dalam budidaya bandeng pribadi belum pernah ada masalah pertumbuhan bandeng karena kami gunakan pupuk khusus tambak yang sudah kami pakai buktikan sendiri kualitas dan hasilnya sejak thn 2009 sampai saat ini.
1 paket tambak berisi 5macam pupuk & Itu sudah untuk 1 ha pak.

Lengkap mulai dari awal tanah , pencegahan penyakit, pembesaran dan suplemen pakan sampai panen.
Juga mencegah perubahan kondisi air kolam

Nanti pakan akan selalu habis dan perilaku bandeng pada saat makan akan membuat kita semakin bangga juga senang memberi pakan karena selalu lapar.

Semoga bermanfaat ...

Rabu, 07 Maret 2018

MANFAAT LAIN DARI GEDEBOG PISANG YANG SANGAT AMPUH

STOP ! Jangan sisa siakan limbah gedebog pisang. Karena banyak manfaatnya.

Berdasarkan beberapa hasil riset tentang gedebog ( batang pisang ) dan bonggol pisang telah menunjukkan bahwa ekstrak gedebog pisang diketahui mempunyai kandungan kimiawi antar lain : Tannin , Saponin dan flavonoid.

Pemanfaatan Gedebog Pisang Sebagai Pengganti Urea
Pemanfaatan gedebog pisang biasanya dicampur dengan tumbuhan lain merupakan alternatif pengganti pupuk urea, tanaman yang paling sesuai di jadikan campuran adalah rebung bambu. Berdasarkan penelitian dan uji coba pembuatan MOL (mikroorganisme lokal) telah di ketahui REBUNG mempunyai kandungan zat pertumbuhan yang bagus. rebung bambu memiliki kecepatan pertumbuhan 30 cm hingga 120 cm dalam 24 jam. Ini merupakan bahan pupuk organik yang sangat fantastis bukan ?!

Bahan-Bahan Pembuatan Pupuk Cair Organik Batang Pisang
» 1 kg btg pisang, pilih yang bagian dalamnya yang berwarna putih, yang sudah tidak ada lapisan pelepahnya lagi.
» 200 gr gula pasir, (bisa diganti dengan gula aren)
» 3 liter air tanah
» Tong atau ember yang mempunyai tutup
» Karung bekas

Cara Membuat:
1. Cincang bagian dalam batang pisang menjadi potongan kecil-kecil-kecil. Masukkan dalam wadah karung bekas. Cacahan bagian dalam batang pisang

2. Campur air dengan gula dalam ember atau tong sampai gula larut. Masukkan karung berisi cacahan batang pisang ke dalamnya, sampai karung tenggelam. Tutup rapat tong/ember terbut. Letakkan di tempat yang tidak terkena matahari langsung. Tong berisi campuran air dan gula

3. Biarkan sekitar seminggu-10 hari. Jangan lupa untuk membuka tongnya sekali sehari untuk mengeluarkan gas yang terbentuk dari campuran bahan-bahan pupuk tersebut, dengan cara mengaduknya. Setelahnya tutup kembali dengan rapat.

4. Dalam waktu 7-10 hari, pupuk cair sudah akan siap digunakan. Tanda-tanda pupuk cair organik berhasil adalah adanya bau seperti aroma tape. Bila bau busuk yang tercium (seperti bau got), berarti proses pembuatan pupuk cair organik gagal, dan cairan tersebut harus dibuang.

5. Angkat karung yang berisi cacahan batang pisang. Bekas cacahan batang pisang bisa digunakan sebagai kompos. Sedangkan air yang dalam ember/tong itulah yang menjadi pupuk organik cair organik.

» Pemakaian larutan pupuk cair organik batang pisang ini adalah dengan mencampurnya dengan air tanah/sumur. Perbandingannya 1:15, artinya satu bagian pupuk cair organik dilarutkan dengan 15 bagian air tanah.
» Gunakan pupuk cair organik batang pisang ini dua kali dalam seminggu. Siramkan di tanah sekitar tanaman.
» Catatan:
Untuk menghemat waktu, saya memakai takaran gula sebayak 1 kg, sehingga komponen bahan lainnya pun dikalikan 5, yakni, 5 kg batang pisang dan 15 liter air tanah.

Selamat mencoba.