Halaman

Tampilkan postingan dengan label Penyakit Tanaman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penyakit Tanaman. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 Maret 2018

LAYU BAKTERI (FUSARIUM)

Layu bakteri disebabkan oleh bakteri Ralstonia solanacearum, umumnya menyerang tanaman cabai, tomat, kentang, dan sebagainya. Bakteri menginfeksi tanaman melalui luka yang disebabkan olek pelukaan mekanis, infeksi cendawan (fusarium), serangan nematoda dan hama pada akar. Bakteri bersifat tular tanah (soilborne) dan tular air (waterborne) dan dapat bertahan pada sisa tanaman sakit.

Gejala :
1. Layu secara tiba-tiba, umumnya dimulai dari bagian pucuk. Tanaman kembali segar pada pagi atau sore hari.
2. Terdapat bercak cokelat pada pembuluh di pangkal batang dan berbau busuk.
3. Keluar cairan putih susu ketika potongan batang segar dicelup dalam air.

Kondisi yang mendukung perkembangan penyakit :
1 suhu tinggi (30˚ – 35˚C) dan kelembaban tinggi
2. tanah bertekstur liat yang menahan air dalam waktu lama.
3. Bakteri disebarkan oleh aliran irigasi, bibit terinfeksi, pelukaan dan pemangkasan.

Pengendalian LayuBakteri :
1. Hindari menanam pada lahan yang endemik.
2. Hindari pelukaan akar dan kendalikan jamur, nematoda atau hama yang menyerang akar.
3. Lakukan pengolahan tanah dengan baik. Lakukan sterilisasi untuk lahan-lahan yang berpotensi layu. Aplikasi kompos dan agensia hayati pengendali layu (Trichoderma).
4. Menanam varietas tahan mampu mengurangi potensi penyakit.
5. Sterilisasi lahan dengan fumigan (Basamid).
6. Cabut tanaman yang terserang dan taburi lubang tanam dengan kapur, kocor bakterisida, fungisida, maupun nematisida untuk mencegah penyebaran penyakit. Semprot bakterisida ke seluruh tanaman secara merata.

Semoga bermanfaat

Sabtu, 10 Maret 2018

CARA MEMBASMI HAMA PENYAKIT TANAMAN BUDIDAYA DENGAN MENGGUNAKAN BAWANG PUTIH

“Cara Membasmi Hama Tanaman Dengan Menggunakan Bawang Putih”

Mungkin sewaktu – waktu cara ini dibutuhkan oleh sahabat  yang suka berkebun atau tanam – menanam bunga hias atau bahkan sekarang ada sahabat  petani yang lagi pusing karena kebunnya (tanaman/bunga) kena hama aphid (kutu daun), rayap, hama-hama ukuran kecil lainnya, termasuk ulat bulu.

Cara membasminya yaitu dengan Bawang Putih (Allium sativum), pasti sobat sudah pada tahu kan bawang putih, yang suka dijadikan bumbu masak itu loh hehehe. Bawang putih secara alami akan menolak banyak membasmi aphid (kutu daun), rayap, hama-hama ukuran kecil lainnya, termasuk ulat bulu.

Cara meramunya sederhana sekali yaitu:
1.  Ambil bawang putih secukupnya (2 - 3 siung bawang putih untuk 1 liter air), terus dilumatkan / tumbuk / ulek / bisa juga diblender sampai halus, setelah itu tambahkan 1 liter air.

2.  Kemudian diamkan sekitar 1 jam. Lalu berikan 1 sendok makan deterjen, boleh deterjen cair, serbuk atau sabun colek.
Kalau kami biasanya pake sunlight.

3.  Aduk sampai rata, kemudian disaring.

4.  Air saringan bawang putih tersebit masukan kedalam Alat Penyemprot Hama (Sprayer). Lalu semprotkan pada tanaman yang terkena aphid (kutu daun), rayap, hama-hama ukuran kecil lainnya, termasuk ulat bulu dan ulat Tidak berbulu.

Cara ini sangat aman, meskipun disemprotkan ke tanaman sayuran atau buah. Lakukan penyemprotan pagi atau sore hari.

Semoga Bermanfaat