Halaman

Tampilkan postingan dengan label Ayam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ayam. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Maret 2018

BELAJAR BETERNAK AYAM KATE BAGI PEMULA DAN PELUANG BISNISNYA

Ayam kate merupakan salah satu ayam hias bertubuh mungil dan tidak untuk dikonsumsi. Kini mulai banyak orang yang melakukan ternak ayam ini. Walaupun berukuran kecil, ayam ini dapat mencapai harga sekitar Rp. 200 ribu /ekor dan apabila masih anakan yang berumur 1 - 4 bulan harganya dapat mencapai Rp. 30.000 - Rp. 60.000/ekor. Dengan harga yang cukup tinggi, tak heran banyak orang tergiur untuk melakukan ternak atau budidaya ayam kate ini untuk dijadikan sebagai usaha mereka. Selain itu, ayam kate adalah jenis ayam "Klangenan" atau bahasa lainnya ayam hias kebanggaan.

Jika Anda tertarik untuk belajar beternak ayam kate, berikut panduan lengkapnya.

Pemilihan indukan

Memilih indukan sangatlah penting karena akan menentukan hasil ternak. Pilihlah indukan yang sehat dan bebas dari penyakit. Yang lincah bergerak dan memiliki bulu yang halus.

Untuk indukan jantan, pilihlah jantan yang gagah dengan dada tegak dan kepala hampir menyentuh bulu ekor, memiliki tingkah yang aktif, jengger pada kepala berwarna merah cerah, serta bulunya mengkilat dan bersih.

Untuk ayam betina, pilihlah betina yang berusia sekitar 5 - 6 bulan agar masa produksi telur dapat lebih lama. Pilih ayam jantan yang telah berumur sekitar 8 bulan s/d 1 tahun agar sperma yang diberikan lebih bagus dan keturunannya jadi lebih berkualitas. Pilihlah betina yang memiliki postur tubuh bulat gemuk karena berarti ia siap betelur.

Membuat kandang

Kandang untuk ternak ayam kate dapat Anda buat dengan menggunakan kayu, bambu, jaring kawat (strimin) atau yang lainnya. Kandang ternak tersebut dibuat dengan ukuran tinggi sekitar 1 m agar dapat dibagi 50 × 50 cm dan untuk luas kandang dapat disesuaikan dengan keinginan Anda.

Pemeliharaan dan pemberian pakan

Dalam kandang yang telah disiapkan, beri tempat pakan dan juga tempat minum. Berikan pula wadah/sarang untuk meletakkan telur jika ayam bertelur. Sarang tersebut dapat dibuat dari jerami padi yang dibulatkan. Jika ayam sedang dalam masa bertelur, jangan biarkan kandang lembab karena dapat berakibat ayam menjadi stres dan telur yang dihasilkan tidak jadi anakan alias rusak.

Pakan yang diberikan untuk ayam kate sama halnya dengan pakan yang diberikan pada ayam bangkok ataupun ayam jawa. Dengan kata lain, pakan biasa seperti beternak ayam pada umumnya.
Pakan yang diberikan dapat berupa bekatul, jagung, konsentrat, dan juga pakan tambahan berupa biji-bijian seperti beras merah atau putih atau juga padi. Pemberian pakan tersebut dilakukan sebanyak 2 kali sehari, yaitu pagi dan sore hari.

Jika ingin di beri vitamin nitrisi, maka carilah vitamin nutrisi ayam yang sudah terkenal bagus kualitasnya.

Panen dan Perlombaan Ayam Kate

Ayam kate adalah salah satu usaha budidaya yang bisa dikatakan mahal. Mahal adalah hasil keuntungan yang di peroleh oleh peternaknya. Banyak kontes lomba yang diadakan untuk ayam kate ini, dengan hadiahnya terbilang besar. Ada beberapa peternak ayam kate yang sering ikut perlombaan ayam kate, dalam perlombaan ini yang di nilai adalah bentuk tubuh, keindahan bulu dan jengger, cara berjalannya dan merdu suara berkokoknya.
Tak jarang ayam yang jadi juara akan langsung di jual oleh pemiliknya, karena ayam juara pasti langsung banyak yang menawarnya dengan harga tinggi. Saat itulah peternak kate mendapatkan keuntungan berlipat dari hasil jerih payahnya beternak selama ini.

Semoga bermanfaat ...

Selasa, 13 Maret 2018

TEKNIS DAHSYAT BUDIDAYA AYAM BROILER 3 MINGGU LANGSUNG PANEN ?  BISA !!

Menjadikan ayam broiler agar siap panen memerlukan ketekunan dan ketelitian dalam perawatannya, terutama pada awal pemeliharaan / fase starter. Diperlukan sistem budidaya yang baik agar tidak terjadi kegagalan dalam pelaksanaannya.

Untuk bisa mencapai sukses memanen broiler hanya dalam 3 minggu atau 21 hari pemeliharaan, diperlukan kiat dan teknik dahsyat sebagai berikut :

» Memastikan Pasaran dan Konsumen Terlebih Dahulu

Dalam hal ini, pemasaran menjadi hal yang sangat vital, karena akhir dari setiap usaha peternakan pasti berujung pada pasar/konsumen. Bagi peternak mandiri, harus mengetahui kondisi pasar terlebih dahulu sebelum usaha dimulai. Artinya, setiap peternak harus mengetahui kapasitas pasar dalam menyerap ayam broiler. Untuk itu, peternak hendaknya melakukan survei pasar lokal ataupun pasar luar daerah. Atau bekerja sama dengan pengepul juga peternak lain. Meski akan ada sedikit persaingan harga, namun setiap peternak harus pintar memanfaatkan setiap peluang yang ada.

» Menggunakan DOC Kualitas Unggul

Setidaknya dikenal tiga tingkatan kualitas DOC, yaitu Platinum, Gold, dan Silver. Kelas tersebut disesuaikan dengan kemampuan setiap DOC dalam mengeluarkan potensi genetiknya seperti ketahanan terhadap segala perubahan iklim, kecepatan tumbuh, efisiensi pakan, dan ketahanan terhadap segala penyakit.

Dalam memilih DOC sebaiknya disesuaikan dengan kondisi lingkungan peternakan dan sistem budidaya peternak.
Kriteria DOC yang baik (sehat) mencakup beberapa hal seperti :
● Berat sekitar 37- 40 gr (4 - 4,5 kg/boks)
● Bulu bersih dan segar
● Mata bersinar
● Gerakan lincah dan aktif
● Dubur dan pusar bersih
● Tidak ada cacat fisik maupun luka.

» Persiapan Kandang dan Lingkungan Yang Tepat

Yang dimaksud dengan persiapan di sini adalah persiapan kandang sebelum mulai memelihara ayam. Apabila kandang telah digunakan dalam periode produksi sebelumnya, maka harus ada masa istirahat kandang. Persiapan harus dilakukan secara optimal yang meliputi pembersihan atau pencucian kandang, pengapuran dan desinfeksi, persiapan induk buatan, dan periode istirahat kandang.
Pencucian kandang bisa dilakukan pada saat siang hari dengan penyemprotan air yang di campur dengan disinfektan. Lalu setelah itu, lakukan penyemprotan desinfektan ke sekeliling kandang termasuk bagian luar kandang.

» Persediaan Pakan dan Minum yang Tidak Terbatas juga Akurat

Pakan dan minum perannya sangat penting dalam usaha budidaya ayamt broiler. Pakan yang baik harus mengandung unsur nutrisi yang lengkap. Minuman juga harus selalu tersedia. Jika kekurangan air minum, maka akan mengakibatkan dehidrasi bahkan kematian. Lebih baik jika nutrisi pakan di campurkan tambahan vitamin nutrisi khusus ayam, berikut juga dengan air minumnya.
Karena selain membantu memacu percepatan pembesaran dan penggemukkan, nutrisi tadi sangat bagus untuk ayam broiler menjaga kondisi tubuhnya terhadap serangan virus dan penyakit yang biasanya menyerang ayam.

» Sesuaikan Pemeliharaan dengan Tujuan Panen

Bibit (DOC) dan pakan memang sangat menentukan keberhasilan usaha ternak broiler. Namun, ada hal yang tidak kalah penting, yaitu manajemen pemeliharaan / sistem budidaya. Ketiganya merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Kekurangan salah satunya akan menyebabkan potensi genetik ayam kurang optimal.
Setiap peternak pasti punya perhitungan dan sistem tata cara beternaknya sendiri yang sesuai dengan karakter dan pengalaman peternak sendiri.

» Gunakan Tenaga Kerja Andal dan Siaga

Tanpa mengurangi rasa hormat terhadap pengalaman beternak setiap peternak ayam broiler yang beternak sendiri langsung, memang kadang harus diakui bahwa tenaga kerja (anak kandang) merupakan tulang punggung dari kesuksesan pemeliharaan ayam broiler. Pelaksanaan manajemen pemeliharaan ayam broiler yang baik tidak mungkin terlaksana jika anak kandang bekerja setengah hati. Anak kandang harus profesional, harus memiliki sifat “mengasuh” dan kasih sayang terhadap ayam secara intensif.

"Lho kok bisa hanya 3 minggu saja langsung panen ?"
Jawabannya : Bisa dan Pasti Bisa ! Hal tersebut bukanlah sesuatu yang mustahil.

Caranya yaitu melakukan pemeliharaan ayam broiler dengan mengatur masa panen pada ukuran kecil dengan rata-rata bobot panen 1 kilogram per ekor (ukuran ayam 0,9 - 1,1 kg per ekor).

Ukuran 1 kilogram per ekor bisa dicapai pada umur broiler 21 hari. Bahkan jika dipelihara dengan manajemen yang baik dan pemberian vitamin nutrisi yang bagus kualitasnya, maka ukuran 1 kilogram per ekor/tahun bisa dicapai pada umur 18 - 20 hari. Nah, dengan demikian, jika panen ayam broiler bisa dilaksanakan umur 18 - 21 hari dan waktu istirahatkan kandang sekitar 7 - 10 hari, maka setiap bulan peternak bisa menikmati hasilnya. Dengan kata lain, setiap 30 hari panen dan setiap bulan dapat pemasukan ke kantong.

Lalu apakah ayam broiler berat 1 kg itu akan laku di pasaran ?!

Jangan khawatir tentang laku atau tidaknya. Sebab, walaupun belum diketahui secara pasti, kebutuhan broiler berukuran rata-rata 1 kilogram semakin meningkat. Buktinya, kini semakin banyak pedagang kaki lima, rumah makan, dan restoran menyajikan hidangan menu daging ayam broiler dengan ukuran kecil. Apalagi kebutuhan akan daging ayam semakin hari semakin meningkat terus.

Hal itu karena daging ayam broiler ukuran kecil dagingnya cukup padat namun tidak terlalu banyak mengandung lemak sehingga membuat rasanya lebih enak dan bumbu lebih cepat meresap.

Itu dia beberapa tips keberhasilan panen budidaya ayam broiler hanya 3 minggu pemeliharaan dari Duta Agro Prima Nasa.
Ingat, hasil yang di peroleh setiap peternak akan berbeda di setiap peternakan ayam broiler, karena tergantung sistem budidaya, iklim, kualitas bibit ayam broiler, kualitas vitamin nutrisi yang di berikan, kebersihan dan kondisi kandang, pakan dan kesehatan ayam, juga faktor lain.


Jumat, 09 Maret 2018

TANYA JAWAB BUDIDAYA AYAM DAN BEBEK YANG MENINGKATKAN HASIL PRODUKSI AYAM / BEBEK

»  TANYA : "Selamat siang mas bro, pada peternakan ayam broiler saya kena penyakit ngorok dan lumpuh dengan lutut bengkak, penyakit apakah itu dan apakah VITERNA bisa mengatasi penyakit tersebut ?
Mohon bagi ilmunya."

√  JAWAB : Penyakit pada ayam broiler dengan ciri tersebut adalah penyakit CRD ( Chonic Respiratory Desease )
atau penyakit saluran pernapasan akut. Disebabkan bakteri Mycoplasma gallisepticum yang dapat menyerang ayam pada semua umur tetapi lebih banyak menyerang ayam muda dan bersifat menular. Penyakit ini sebenarnya tidak begitu berbahaya tetapi jika disertai dengan komplikasi penyakit lain akan sangat merugikan.
Cara mencegahnya adalah dengan meningkatkan sanitasi kandang, menjaga aliran udara agar tetap lancar, meningkatkan metabolisme ayam dan meningkatkan daya tahan tubuh ayam.
Sebenarnya peran VITERNA adalah untuk meningkatkan daya tahan tubuh ayam sehingga tidak mudah terserang penyakit ini walaupun sudah terinfeksi bakteri tersebut.
Semoga bermanfaat ...

»  TANYA : "Mengapa pada saat masuk kuthuk ( anak ayam = DOC ) perlu diberi air gula ? Apakah pada saat itu juga dapat diberi VITERNA ?"

√  JAWAB : DOC yang baru tiba mengalami kelelahan dan kehilangan sejumlah energi karena stress selama transportasi. Oleh karena itu perlu dikembalikan kondisi kebugaran dengan pemberian air gula yang mengandung glukosa siap pakai sebagai sumber energi. VITERNA juga harus diberikan mulai saat itu juga untuk sesegera mungkin memberikan nutrisi tinggi pertumbuhan disamping berperan mengembalikan vitamin dan daya tahan tubuh DOC.

»  TANYA : "Mas Agus, Bagaimana pemberian produk NASA dan berapa jumlah produk NASA  juga berapa dosis produk NASA untuk usaha ayam potong per 1000 ekor ?"

√  JAWAB : Untuk 1000 ekor menghabiskan sekitar 5 botol VITERNA + 5 botol POC NASA + 5 botol HORMONIK selama 35 hari. Waktu 23 hari ayam ras bisa mencapai rata-rata berat 1,2 - 1,4 kg. Angka kematian 3-5% dengan FCR rata-rata sebesar 1,3-1,5. Pemberian produk NASA setiap hari
Lakukanlah pencampuran VITERNA, POC NASA, dan HORMONIK masing - masing satu botol menjadi satu larutan dulu, dengan dosis 1 tutup per 10 liter air minum ayam setiap hari.

»  TANYA : "Sebenarnya berapa sih jumlah kepadatan kandang untuk ayam broiler ?"

√  JAWAB : Jumlah kepadatan ideal kandang untuk ayam broiler adalah 8 - 10 ekor per meter².

»  TANYA : Bagaimana mengatasi penyakit gumboro pada ayam ?

√  JAWAB : Ayam yang terkena gumboro disebabkan virus Gumboro. Biasanya virus ini menyerang anak ayam yang berumur kurang dari 12 minggu. Penyebarannya sangat cepat melalui makanan, minuman, kotoran ayam, alat peternakan, dan orang yang tercemar virus gumboro sel B bursa fabricii yang bertanggung jawab dalam pembentukan antibodi pembentuk kekebalan.

Ciri-ciri anak ayam yang terkena gumboro, yaitu :
~ Anak ayam tampak lesu dan ngantuk
~ Bulu mengerut sekitar dubur kotor
~ Kotoran encer berlendir dan biasanya berwarna keputihan
~ Tubuh ayam menjadi kering karena kehilangan cairan tubuh
~ Ayam terus menerus mematuki duburnya sendiri
~ Bila tidur paruhnya diletakkan di lantai
Angka kematian karena penyakit gumboro ini mencapai 31% dan ayam yang telah mati bangkainya akan cepat membusuk.

Obat dari penyakit Gumboro ini belum diketemukan, sehingga langkah yang tepat adalah dengan melakukan pencegahan dengan melakukan vaksinasi gumboro dengan teratur.

»  TANYA : "Mas, sebenarnya apa sih keunggulan dan manfaat produk NASA pada pembesaran ayam pedaging ?"

√  JAWAB : Sebenarnya dari pengalaman para peternak yang telah memakai produk NASA ini ternyata banyak sekali manfaat dan kegunaannya pada budidaya nya.

Keunggulan produk NASA pada Ayam pedaging :
1. Berasal dari bahan alami / organik bukan dari bahan-bahan kimia atau sintetik
2. Mampu menggantikan pemberian vitamin dan mineral kimia / sintetik
3. Meningkatkan nafsu makan
4. Mengurangi kesetresan pada ayam, baik pada saat masuk kandang pertama kali, setelah ayam divaksinasi atau saat ayam dalam proses pengobatan
5. Mempercepat waktu panen, rata-rata pada umur 34-35 hari sudah mencapai 1,9 - 2 kg per ekor
6. FCR rata-rata 1,5 - 1,6
7. Angka kematian 3-5%
8. Meningkatkan kesehatan ayam

»  TANYA : "Berapa jumlah pakan pabrik yang ideal untuk ayam broiler selama 1 periode pemeliharaan ?"

√  JAWAB : Pakan ideal untuk ayam broiler adalah
minggu pertama = 17 gr/ekor/hari,
minggu ke-2 = 43 gr/ekor/hari,
minggu ke-3 = 66 gr/ekor/hari,
minggu ke-4 = 91 gr/ekor/hari

»  TANYA : "Bagaimana contoh komposisi pakan untuk bebek petelur ?"

√  JAWAB : Contoh pakan bebek petelur dalam 100 kg, yaitu :
katul 33 kg, nasi aking 44,5 kg, lisin 0,6 kg, metionin 0,2 kg, pakan pabrik 2,7 kg, mineral 0,5 kg, kapur 3 kg, tepung ikan 15,5 kg.
Mineral dan vitamin dapat diberikan dengan menggunakan produk NASA yaitu VITERNA, POC NASA & HORMONIK

»  TANYA : "Bagaimana membedakan telur tetas yang benar ?"

√  JAWAB : Telur dapat dibedakan setelah 3 hari telur dimasukkan kedalam mesin tetas. Untuk melihatnya, gunakan teropong telur. Telur yang dapat menetas, tampak adanya pembuluh darah yang menyebar seperti jala, sedangkan telur yang tidak dapat menetas pembuluh darah berbentuk garis bahkan ada yang tanpa pembuluh darah.

»  TANYA : "Mas, kira kira bagaimana mengatasi penyakit bebek yang didalam kerongkongan bebek ada seperti lintah berwarna merah kemudian menyebabkan gangguan pernapasan dan kemudian bebek mati ?"

√  JAWAB : Jika bebek seperti itu berarti bEbek itu kena penyakit yang disebabkan oleh sejenis cacing.
Cara pengobatan :
1. Berikan obat cacing pada bebek
2. Upayakan kandang dalam kondisi bersih, lantai kandang tidak terlalu becek atau basah, upayakan sinar matahari dapat menembus lantai kandang dan pekarangan kandang tempat aktivitas bebek
3. Bahan baku pakan diupayakan diletakkan pada tempat yang kering, tidak gampang dihinggapi serangga-serangga, seperti lalat sebagai pembawa penyakit

»  TANYA : "Kapan molting pada bebek petelur ?"

√  JAWAB : Molting adalah masa gugur bulu. Bulu lama lepas kemudian ganti dengan bulu baru. Cepat lambatnya datangnya molting, banyak dipengaruhi oleh tata cara pemeliharaan, terutama dalam pemberian pakan. Itik yang dipelihara dengan pakan baik dan stabil kualitas dan kuantitasnya, masa produksinya bisa bertahan sampai 10 - 11 bulan. Tetapi bila pemberian kurang baik, molting bisa datang pada bulan 4-5 masa produksi.
Masa molting, dimana produksi telur itik sangat rendah sekitar 1-2 bulan. Selama itu peternak harus selalu memberikan makanan tetapi produksi telur hanya sedikit. Dibeberapa daerah yang pernah kami datangi dan kami lakukan pendampingan langsung, biasanya bebek yang molting langsung diafkir oleh peternak, tetapi ada juga yang tetap dipelihara sampai molting selesai.
Produksi telur pada periode ke- pasca molting relatif lebih rendah dari periode sebelum molting, tetapi ukuran telur lebih besar dan rata.

»  TANYA : "Bagaimana cara seleksi itik selama pemeliharaan ?"

√  JAWAB : Kualitas itik sangat bervariasi karena faktor genetik. Langkah yang harus dilakukan peternak adalah secepatnya mengeluarkan itik yang produksinya rendah. Itik yang tidak pernah bertelur dapat dilihat dari lubang kloaka (anus)nya yang sempit, sedangkan yang pernah bertelur pasti terlihat melebar. Jika itik yang lain sudah bertelur sampai satu bulan, maka itik yang tidak produktif tersebut harus segera dikeluarkan.
Itik yang tidak bertelur secara fisik umumnya terlihat lebih gemuk dan kondisi bulunya masih bagus dan mengkiap.
Itik tersebut merugikan, karena makannya banyak tetapi tidak bertelur. Untuk memudahkan proses seleksi, itik sebaiknya dikelompokkan pada kandang yang bersekat, dan setiap sekat paling banyak 50 ekor. Selain itu, itik dapat diperiksa bertelur atau tidak pada saat sore hari menjelang itik tidur. Itik bertelur menjelang pagi hari. Pada sore hari telur itik sudah berbentuk didalam saluran reproduksi diperutnya. Telur yang sudah terbentuk dapat diraba dari luar.

»  TANYA : Bagaimana tanda-tanda itik yang baik ?

√  JAWAB : Tanda-tanda itik yang baik :
- Proporsi tubuh sedang, tidak terlalu kurus dan tidak terlalu gemuk.
- Bentuk seperti botol, bagian tubuh belakang lebih besar dengan leher kecil
- Mata lebih besar, bulat, tampak bersinar dan sehat
- Bulu kering, lembut dan tidak kasar
- Tubuh tampak kompak dan padat
- Paruh relatif panjang, lebih cembung, dan menutup dengan sempurna
- Untuk itik yang belum bertelur, masih terlihat bulu-bulu halus.

Semoga bermanfaat dan berguna ....